A-A-A-R-G-H #1

Apoteker (Apt): Panggilan atas nama Bpk. xyz

Pasien (P): *berjalan ke counter pengambilan oat

Apt: Selamat siang Bapak, mengambil obat atas nama siapa?

P   : Kan ada namanya disitu *menunjuk ke kertas tracer yang dibawa Apt

Apt: (grrrrr) Dari poli mana pak ?

P   : (menjawab dengan enggan) Poli abc

Apt: Kelahannya tadi apa ya pak ya?

P   :Loh, saya kan kesini buat ngambil obat, kenapa masih ditanya tanya lagi?!

Apt: *pengen jedotin kepala

==========================================================================

Tahukah? Bahwa namamu tidaklah eksklusif milikmu seorang. Bagaimana jika yang berobat pada saat itu ada dua, atau lebih nama yang sama, atau hanya sekedar mirip,  berobat ke poli yang berbeda? Sehingga untuk memastikan identitas penerima obat tidak cukup hanya dengan menanyakan nama dan perlu ditambah lagi dengan pertanyaan tambahan, seperti tanggal lahir atau usia. Sesuatu yang tidak bisa dijawab dengan ‘kan ada disitu” Bagaimana jika akhirnya si pasien membawa pulang obat orang lain karena ke sotoy-annya dan enggan menjawab pertanyaan sesimpel itu. Well, tidak akan mengahabiskan waktu banyak untuk sekedar menjawab pertanyaan pendek seperti itu.

Untuk apa petugas yang menyerahkan obat menanyakan keluhan? itu masih untuk pasien juga. Untuk memastikan bahwa obat yang diterima sesuai dengan keluhan yang diderita pasien. It’s easy, hanya perlu menjawab ‘ demam, batuk, pilek’, ‘darah tinggi’, dan sebagainya. Obat yang beredar tidak saklek hanya mengobati satu gejala/ satu penyakit saja. Just to make sure Just it. Karena pasien yang cerdas akan selalu menanyakan kegunaan dari obat yang akan masuk ke tubuhnya.

Just a simple question with a simple answer. Itu adalah prosedur standar setiap petugas serah obat di manapun. Simple. For ensure your own safety. Its easy, right?

About Meuthia Handayani

complicated..

Posted on October 9, 2015, in Play Ground. Bookmark the permalink. 2 Comments.

  1. Sabar buk apoteker. Saia demen sama pasien yang kek gini… Sini sini…

  2. how someone care of her/his condition can be seen by how her/his reaction towards health practitioners, moreover to a pharmacist.🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: