Nasi Goreng Dona

Gak, bukan mau ngiklan, ga dibayar juga..

Di salah satu jalan di kota ini, terdapatlah suatu tempat makan yang bernama Nasi Goreng Dona. Yah, kelilingi saja kota ini, minimal akan ada satu tempat bernama Nasi Goreng Dona.

Nasi Goreng Dona ini ternyata cukup terkenal di “wilayah kekuasaannya”, karena aku numpang denger ada yang ngiklanin Nasi Goreng Dona di angkot ke temennya. Walaupun namanya Nasi Goreng, tapi si (Bu? -well, mungkin Dona nama anaknya?-) Dona ini ga cuma jual nasi goreng, kalo ga salah ada kwetiaw, aneka mi (rebus dan goreng lah ya), cap cay, dan lain-lain yang aku ga tau.

Jadi, ceritanya setiap mau  nyobain produk si Dona ini, selalu saja tutup.  Terus pas ga pengen, dia buka. Ini kali ke sekian pengen nyobain makanan si Dona dan lagi-lagi tutup.

Yah, sepertinya memang aku ga “berjodoh” sama si Dona..

About Meuthia Handayani

complicated..

Posted on October 9, 2014, in My Colourfull Days. Bookmark the permalink. 1 Comment.

  1. Kedai dona mana nih.. Klo ga berjodo d salah satu tempat,, mungkin d tempat lain berjodo.. Kedai dona sendiri memiliki cabang. Di jl. Tubagus ismail no.26 depan alfa, jl.kebon bibit no.9 dan jl. Sukagalih no.140 tepatnya belakang giant (pasteur),,saya sendiri anaknya.🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: