Menunggu Bayangan

Cukup lama aku berada dalam angkot ini, memandang ke luar jendela, ke arah yang aku berharap kamu muncul dari sana.

Bukan. Bukan untuk bertemu, bercakap, atau sekedar saling sapa. Hanya untuk sekedar melihat dari kejauhan. Hanya untuk melihat kamu baik-baik saja. Tapi, aku tidak melihat kamu sore itu..

 

Begitu pun sore kemarin ketika aku memutuskan untuk menghabisakan sore di salah satu toko buku di kota ini.. Dari kursi itu aku membaca salah satu novel, sambil sesekali mengangkat kepalaku untuk melihat sekeliling. Sekedar memastikan ada atau tidaknya sosokmu disana.

Aku hanya ingin melihat kamu baik-baik saja. Sungguh. This time, for me, it’s more than enough..

About Meuthia Handayani

complicated..

Posted on September 19, 2014, in Random Thoughts. Bookmark the permalink. 2 Comments.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: