The Devil Inside

Untuk orang ini, lucu dan nyebelin itu beda tipis.. baru lucu bentar udah itu jadi nyebelin.. weks.. Lets call him Wanya.. hehe.. dan hampir semua nama pada tulisan ini disamarkan :p

Aku ga kenal sih sama Wanya, cuma pernah sekelas, tanpa pernah bercakap. Boro-boro, rasanya wanya ini ga pernah negur kami kalau ga sangat-sangat terpaksa deh.. bahkan temenku yag satu kelompok sama Wanya kesel, karena pada suatu ketika sudah saling lihat, tapi senyum pun ga.. Wanya.. Wanya..

Wanya ini suka sama nilai yang perfect.. konon, nilai AB aja udah aib.. gilee. gmana kalau dia lihat nilai aku.. Aib tingkat dewa lah ya. Wanya adalah orang yang tanpa mengabaikan perasaan yang lainnya (lebih kurang 120 orang) meminta diadakannya suatu ujian karena ga mau nilainya sama aja sama yang lain.. gimana ga mbikin geleng-geleng coba.. ckck.. Dan ketika masa ujian tiba, di tempat fotocopy, entah kenapa kami ditakdirkan bertemu di sana. Aku dan Tante, Wanya dan teman-temannya, tetap tanpa sapa dan senyum, khusus ke Wanya. Melihaat bahan yang di copy bertumpuk – untuk semua mata kuliah-, Wanya tercetus kalau bahan ujiannya banyak banget, ngomong sendiri dianya di depan mesin fotocopy. Dan woooow lah ya, sontak aku menggaet Tante ke salah pojok ruangan 2 x 3 m itu (hanya 2-3 langkah dari mesin fotocopy yang disemayami Wanya) untuk misuh-misuh, siapa juga yang kemarin minta tambahan ujian. Dalam perjalanan pulang Tante biang kalau ternyata Wanya ngedenger apa yang aku bilang tadi, karena waktu itu tante lihat rona wajahnya berubah, I wish I saw it! Dalam hati merasa bersalah sekaligus bahagia. *devil’s smile.

Beberapa bulan selanjutnya Tante bertemu Wanya di angkot. Dengan sifat Wanya yang terkenal ga pernah senyum, apalagi negur, ya abaikan saja, pura-pura ga lihat lah ya.. And guess what, Wanya bertanya, dari mana? ngapain? -kira-kira seperti itulah, aku lupa Tante cerita Wanya sempat melemparkan senyum atau tidak-.. Gilaa.. itu Wanya salah makan kali yaah..  rasanya tidak jauh-jauh dari itu lah, dan Tante beranggapan mungkin yang terjadi di tempat fotocopy ituah penyebabnya. Who knows?

Nah, tadi malem jadi partner ujian lagi. Hmh.. aku pergi ke kavlingnya Wanya, karena Uda ngepartner-in Wanya. Mau diskusi lah ceritanya, sekedar mempehalus aku minta bantu juga.. haha.. Berhubung rebutan oksigen di kavling Nunu, aku & Widya – yang ternyata sekarang jadi mahasiswi SBM- memilih untuk ngerjain bagian kami di luar, sembari keluar-masuk kavling Wanya. Lewat tengah malam kavling Wanya sudah sepi euy..Jadi dengan muka tebal aku ikutan duduk gabung di kavling Wanya, setidaknya bukan di wilayah Wanya, berhubung teman Wanya yang lain baik-baik, bukan berarti Wanya jahat juga siiih…

Ceritanya sekitaran tengah malam itu, karena aku heran melihat Wanya yang heboh sendiri, temen sekavling Wanya bilang apa yang ditulis partnernya mau diketik ulang sama Wanya malam ini. Whew gila aja.. mending tidur dak, dan ternyata yang lain pada sepaham kok, kecuali Wanya -yang memang lain sendiri-. Udah dibilangin ga percaya.. ake bilang ga mau tidur malem ini.. ya bodo amat.. kami bawa ketawa aja.. sudah ada calon zombi di kampus, antara pengen dan mau tidur tapi keadaan tidak memungkinkan. Dan jreng-jreng, alasan Wanya mau ngetik adalah karena tulisannya jelek. Itu terungkap saat bagian yang lain disodorkan ke Wanya untuk diketik, Wanya berkomentar, kira-kira gini “yang itu ga usah diketik, tulisannya bagus kok”. Weks.. dan tahukah saudara-saudara, personil yang membantu mengerjaan bagian dengan tulisan jelek itu ada di situ, dalam radius satu meter dari tempatnya duduk, masih menyelesaikan bagian mereka. What??! Kalau aku udah aku tinggal pulang daaaaak selesaikan sendiri aja.. tulis aatau ketik aja sendiri.. masa bodo senior-junior..

Setelah semua partner Wanya pulang, tinggallah satu orang yang setia duduk di area Wanya. Aku dan Nunu berfikiran kalau ini mungkin calon partner hidupnya Wanya. Akhirnya kami crosscheck-lah sama Uda, hehe.. Ternyata bukan calon partner hidup, si partner masih menunggu temannya yang bawa mobil untuk pulang, berhubung rumahnya jauh, di Cimahi. Yah, sedikit “kecewa’, tapi biarlah.. :p Wanya pun akhirnya memilih tidur.

Berhubung kami adalah Perkumpulan anak Unand, jadi mulailah kami meribut tentang semua hal yang bisa diributkan. Mulai dari kabar teman dan senior-junior, lowongan dosen, beasiswa S2, humh.. dan sekitarnya.. Sampai Wanya bangun dan setelah beberapa bait percakapan dengan Uda, keluar statement, “ga bisa tidur di sini, ribut banget’.. dan haloouow, itu berarti ditujukan ke kami.. hah? oke. Tapi kami tetep ga mau diam, masih banyak yang mau di bahas.. yah sekali-sekali jahat juga ga papa kali yah..

Oh iya, Wanya ini awalnya mengira ujian hari ke 2 masuk jam setengah 7. Hah? Kuliah aja masuk jam 7! Pagi-pagi ngobrol dengan salah satu peserta ujian yang mencetuskan -sambil guyon- kalau sekarang mau pulang, mandi, terus ke kampus, tidur di situ sampai nunggu jam ujian. Ya ga salah juga sih, daripada pulang ke kost, trus deket sama kasur, trus ketiduran, ga ada yang ngebangunin, paling cepet ada telfon masuk deket-deket jam 8, ngelihat salah satu anggota ujian ga di tempat. Ya mending tidur di kampus, ntar ada yang ngebangunin pas mau masuk ruang ujian. h0h0. Terus dalam rangka balas dendam dibilang kami ribut, akhirnya aku bilang keras-keras deh, “Jadi jam setengah 7 berangkat ke kampus, trus tidur aja disana sampai jam masuk ujian ya” Niatnya sih biar Wanya denger, tapi kagak tau juga.

Wanya akhirnya pulang, untuk bersiap menuliskan apa yang belum dituliskan esok hari. Yah, semoga Wanya dan yang lainnya punya kekuatan lebih untuk terus menulis hari ini, setidaknya sampai jam 5 sore.

Semoga kedepannya tingkat nyebelinnya Wanya berkurang..

About Meuthia Handayani

complicated..

Posted on August 20, 2014, in My Colourfull Days. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: