Akhir Resonansi Tahap 2

Resonansi selanjutnya adalah ketika orang-orang yang pernah berinteraksi denganku ujian lisan.. “pertanggungjawaban” atas tinta yang tertulis dalam lembaran jurnal.. Hanya satu jam.. tapi bahkan hal yang sekecil apa pun dapat memberikan perbedaan.. dan saat itu jarum jam mungkin terasa bergerak lebih lama..

Sore ini aku ke kampus.. bukan.. bukan demi melihat hasil kelulusan.. ada hal -tepatnya beberapa hal- yang harus dilakukan lah intinya.. dan selesai menjelang Maghrib.. bertanya ke beberapa orang yang ternyata “tidak berani” untuk sekedar melihat hasil yang terpajang di papan pengumuman.. begitu pun orang yang kupartner-in.. tapi, kalau aku yang ujian, aku pun ga akan mau lihat hasilnya.. membiarkannya mengendap, jika perlu sampai orang lupa..

Pas aku sampai di salasar, masih banyak orang.. yah, kalau aku jadi mereka heran sih, nih orang ngapain nyempil disini.. tapi ya, how would I care lah.. main cepet karena ditungguin.. Ngucapin selamat sama beberapa yang papasan.. dan menuju papan pengumuman..

Tapi ujungnya terdiam.. bukan karena orang yang aku partner-in bermasalah.. sebenernya yakin-yakin aja beliau lulus.. sebatas menunggu sms  “saya lulus” yang tak kunjung tiba.. Eh, ternyata orang yang dipartner-in dateng.. sempet bilang gini sih dalam hati.. whew.. tau gini sih ga main mampir, mendingan nunggu sms aje😦

Ga ngeliat semuanya sih.. cuma mencari tulisan tidak lulus dan melihat namanya.. ujungnya diam.. karena dari beberapa nama itu adalah nama yang akrab di telinga.. nama yang aku tau siapa orangnya.. nama yang tidak lebih dari setengah jam sebelum sampai ke papan pengumuman masih menjadi tujuan pesan singkatku..

Ujungnya random.. ga tau mau bilang apa,, Flashback kejadian mingu lalu.. mereka-reka.. speechless.. Entahlah.. mungkin semuanya akan berbeda jika aku tidak pernah mengenal dengan nama-nama itu.. aku yang baru kenal aja gini, apalagi temen-temen beliau dari awal ya…

Well, everything happen for a reson.. Down, pasti.. tapi yang penting adalah menyikapi kegagalan itu.. ada yang tewas.. berlarut-larut.. tapi ada orang-orang hebat yang dengan kegagalannya itu mengevaluasi dirinya untuk kemudian bangun lagi, kembali melangkah,  mungkin berlari, dan menjadi lebih hebat😀

About Meuthia Handayani

complicated..

Posted on September 5, 2013, in My Colourfull Days. Bookmark the permalink. 1 Comment.

  1. Kegagalan sesunggunya awal menuju sukses… banyak orang hebat yang dibesarkan oleh kegagalan…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: