KKN itu….

KKN…

Tahun lalu aku merasakannya . .

Tidak lagi untuk tahun ini . . (*kalau aQ ngulang, berarti KKN kemaren gagal dunK)

Ketika ditanya menyenangkan atau tidaknya.. It just bring back memories..

KKN tahun ini prinsipnya ga beda-beda banget ma taun lalu.. intinya kita ditempatkan di tempat yang jauh dari tempat tinggal kita saat ini.. dan diminta melakukan sesuatu yang bermanfaat sehingga meninggalkan jejak yang baik disana, baik tentang diri kita.. daerah asal kita.. dan yang ditekankan adalah almamater kampus kita..

Tapi.. Mungkin perserta KKN tahun ini hanya akan memiliki sedikit waktu unruk bersenang-senang. Dari 2 bulan yang diberikan kepada kami.. kini menyusut hampir 50%, 35 hari. traffict tu… setiap hari adalah rush hour kayaknya.. yah.. nikmati saja lah..

Yah, mungkin itu yang bisa disampaikan hari ini.. cukup sekian dan terimakasih.. *hadeh!

KKN.. kita bukan berada pada lingkungan tempat kita pribadi.. so.. kita yang harus pandai-pandai dalam menempatkan diri.. yah.. kita numpang disana.. walaupun mungkin dengan setengah terpakssabdengan mata kuliah wajib universitas… mungkin yang perlu diingat adalah jangan menempatkan diri kita sebagai tamu.. atau meminta dianggap sebagai tamu.. karena hakikatnya, kita memang bukan tamu..

Beberapa orang dengan latar belakang yang berbeda.. dengan sifat dan karakter yang berbeda,, dan jalan pikiran yang mungkin sangat berbeda “dituntut” untuk menjadi sebuah tim.. yang Insyaallah tujuannya adalah untuk kebaikan.. harus saling ada toleransi di sana.. saling memahami.. tidak semuanya berjalan seperti apa ingin kita.. bahwa kita tak bisa untuk memaksaan kehendak pribadi kita kepada yang lainnya.. yang dilakukan adalah memilih yang terbaik.. bukan menurut pribadi,, tapi bersama..

Syukuri dimanapun daerah dan bagaimana pun kondisi dimana kita ditempatkan.. ketika kita melihat sesuatu melalui sudut pandang yang berbeda.. mungkin semuanya akan jauh lebih baik.. kalau daerah disana serba ada, maka apa lagi program yang dapat kita angkatkan.. saat semua acuh dan tidak peduli dengan lingkungan sekitar.. Hidup cuma sekali.. dan begitu juga dengan KKN..

Mungkin sedikit pesan mungkin untuk yang merasa cwo.. jika suplay makanan bersumber dari yang cwe.. hargailah.. bukanlah keharusan bagi mereka untuk menyediakan makanan untuk anda.. walaupun sang wanita tidak pandai memasak.. walaupun makanan yang disajikan tidak pas rasanya di lidah anda.. bahkan Rassul pun mengajarkan kita untuk tidak mencela makanan, bukan??..

Dan untuk sang wanita.. belajar memasak dari sekarang ga ada salahnya bukan? Hitung-hitung persiapan untuk berumah tangga (hehehehe) . . menyenangkan rasanya ketika hasil masakan kita itu disukai oleh orang lain..

Hehe.. teruntuk setiap individu yang akan melaksanakan KKN..

semoga sukses.. mari kembali melukis cerita kehidupan melalui KKN..

About Meuthia Handayani

complicated..

Posted on June 28, 2011, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: